Monday, January 15, 2018

Upe Minjemin Buku


Bismillah,

Jadi setelah sekian bulan gak beberes lemari alhamdulillah akhirnya dapat waktu luang juga untuk beberes lemari. Ternyata setelah dilihat-lihat yang menguasai lemari baju ini ternyata bukan pakaian. ๐Ÿ˜Tapi malah beberapa buku koleksi dari tahun 2014 (awal kuliah). Dan akhirnya aku memutuskan untuk memberikan mereka 'tempat tinggal' baru walau ga besar-besar amatlah. hehe

Penampakan lemari buku anak kos ๐Ÿ™ˆ
Terus aku mikir, buku sebanyak (padahal ga banyak) ini sayang kalau cuman 'diendapin' aja setelah aku baca. Walaupun belum semua juga sih yang aku baca hehe maklum sok sibuk.๐Ÿ˜‚

Jadilah terlintaslah ide untuk meminjamkan buku-buku ini ke kawan-kawan sekalian yang ada di sekitaran Medan. Hitung-hitung jadi ladang pahala. hehe 

Buat yang di daerah Labuhan Batu tepatnya Aek Nabara, aku juga punya beberapa buku yang 'terendap' di rumah. insyaAllah nanti juga akan aku buat list, mana tau anak Aek Nabara ada yang mau minjam, tapi kalau koleksi buku yang di rumah mungkin sih kebanyakan novel sama komik, ya maklumlah itu koleksi zaman esempe sama esema.๐Ÿ˜‚

Tapi, ada tapinya nih. Aku buat beberapa persyaratan untuk yang mau minjam, ga sulit kok, ↡↡

1. Amanah, kamu harus ngejaga bukunya jangan sampai rusak atau hilang. Jangan dicoret-coret juga yah hehe
2. Mulangin Tepat Waktu, untuk waktu peminjaman sesuai kesepakatan, dilihat dari jumlah halaman buku.
3. Jangan Dioper-oper (bener ga sih tulisannya?), Apalagi tanpa lapor dulu.๐Ÿ˜ญ

Nah, ga sulit kan?

LIST BUKU ADA DISINI

Kalau Mau Minjam Langsung aja KESINI

4 comments:

  1. tertarik minjam, "Belajar Bisnis Ala Rasulullah", kebetulan saya belum bekerja, mungkin bisa membantu. Tapi di medan jauh Mbak #sedih

    ReplyDelete
  2. wah , bagus tuh, berbagi itu baik, hanya hati2 banyak peminjam yang suka gak rapi shg bukunya bisa rusak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe iya mbak, pengalaman dari dulu gitu, kalau dipinjemin ada aja masalahnya, yg lama balikinlah yang dioper oper lah:D

      Delete
  3. Sayang saya di jakarta
    bagus idenya, dari pada nganggur.. mungkin d luar bnyak yg butuh dan pgen membacanya

    ReplyDelete